Analysis Of Drug Logistics Planning Management In Community Health Centers New Pakuan Of Jambi City

Main Article Content

Siti Aisah
Adila Solida
Arnild Augina Mekarisce
Rumita Ena Sari

Abstract

Drug logistics planning in primary healthcare centers remains a major challenge in ensuring medicine availability and continuity of health services. Inadequate planning often leads to stockouts, overstock, and mismatches between drug supply and patient needs. This study aimed to analyze the implementation of drug logistics planning management at Pakuan Baru Public Health Center, Jambi City. This research used a qualitative observational design with a case study approach. The population consisted of all personnel involved in drug logistics planning, while seven informants were selected using purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, observation checklists, and document review of LPLPO, stock cards, and planning reports. Data analysis employed the Miles and Huberman model through data reduction, data display, and conclusion drawing with triangulation techniques. The results showed that drug planning was conducted through stages of drug selection, consumption compilation, calculation of drug needs, projection, and procurement adjustment based on LPLPO data, National Formulary, and consumption methods. However, several obstacles were identified, including distribution delays, mismatches between proposed and received drugs, limited budgets, and recurring stock shortages. In conclusion, drug logistics planning management at the health center has generally followed national guidelines, but improvements in data based planning, distribution systems, and monitoring are still required to optimize drug availability and service continuity.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Aisah, S., Adila Solida, Arnild Augina Mekarisce, & Rumita Ena Sari. (2026). Analysis Of Drug Logistics Planning Management In Community Health Centers New Pakuan Of Jambi City. International Journal of Health Engineering and Technology, 5(1). https://doi.org/10.55227/ijhet.v5i1.845
Section
Health

References

Abera, T., et al. (2021). Supply chain management and access to health services in developing countries.

Arifin, S., Rahman, F., & Wulandari, A. (2016). Dasar-dasar manajemen kesehatan. Pustaka Benua.

Azha’rah, F., Rizqiyana, F., Listina, O., & Fahamsya, A. (2024). Evaluasi perencanaan dan pengadaan obat di Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Tegal tahun 2023. Journal of Pharmaceutical and Healthcare Research, 9(2), 109–115.

Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.

Citra, P. J. (2022). Modul pengantar pelayanan kesehatan masyarakat. Universitas Kristen Indonesia.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Darus, N. F., Aulia, S. T., Zulaila, Z., & Syahpira, D. D. (2025). Efektivitas perencanaan dan pengadaan logistik kesehatan dalam menjamin ketersediaan obat di Puskesmas Medan Sunggal. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(2), 199–209. https://doi.org/10.55606/jikki.v5i2.6092

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2002). Pedoman pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan untuk pelayanan kesehatan dasar (PKD). Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan.

Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. (2019). Pedoman penyusunan rencana kebutuhan obat dan pengendalian persediaan obat di rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. (2024). Petunjuk teknis perencanaan kebutuhan obat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Emzir. (2023). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. Rajawali Pers.

Eviyan, P., & Indrawati, F. (2023). Sistem perencanaan manajemen logistik obat di Puskesmas. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 3(2), 215–222. https://doi.org/10.15294/ijphn.v3i2.59240

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Jurnal Humaika, 21(1), 33–54.

George, R. T. (2019). Dasar-dasar manajemen. Bumi Aksara.

Ghaffar, A., Rashidian, A., Khan, W., & Tariq, M. (2021). Verbalising importance of supply chain management in access to health services. Journal of Pharmaceutical Policy and Practice, 14(1). https://doi.org/10.1186/s40545-021-00352-5

Hansen, S., Hansun, S., & Ardiansyah, S. (2023). Etika penelitian: Teori dan praktik. Yayasan Kita Menulis.

Hasibuan, R. (2021). Perencanaan dan evaluasi kesehatan. NEM.

Hasibuan, R., Sifa, S., & Raudhatushofie, M. (2025). Laporan manajemen logistik di Puskesmas Gunung Tinggi. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 1482–1501.

Jumriah, J., Alwi, M., & Rusydi, A. (2023). Analisis manajemen logistik obat di Puskesmas. Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(4), 1553–1564.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1121/MENKES/SK/XII/2008. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019a). Petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019b). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2020 tentang standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan pusat kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Latifah, Y. S. S., Amir, A., & Noerjoedianto, D. (2025). Analisis manajemen logistik obat di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6, 9473–9481.

Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39.

Listiana, E., Pambudi, R. S., & Khusna, K. (2024). Evaluation of drug management at Puskesmas Boyolali I in 2022 (Vol. 2).

Makaba, J. L. S., et al. (2025). Analisis proses perencanaan kebutuhan obat publik untuk pelayanan kesehatan dasar di Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 4346–4370.

Maulidie, M., Saputera, A., Hayati, N., Feteriyani, R., Lestari, U. B., & Tinggi, S. (2023). Evaluasi ketersediaan obat di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin tahun 2021. Jurnal Ilmu Kefarmasian, (2).

McNerney, R., et al. (2025). Data-driven pharmaceutical logistics for universal health coverage.

Mifbakhuddin. (2024). Perencanaan evaluasi kesehatan dan kesehatan masyarakat. Deepublish Digital.

Mustika, R. S. I. (2022). Analisis perencanaan logistik obat di Puskesmas Bungus Kota Padang tahun 2021.

Mutmainnah, A., & Rahayu, S. (2021). Evaluasi perencanaan dan distribusi obat di Puskesmas. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(2), 115–122.

Ningsih, I. A., & Aumeilia, W. (2024). Korelasi perencanaan obat dengan pemenuhan ketersediaan obat di Puskesmas Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Archipelago.

Nizamuddin, S., Kurniawan, B., & Subhan, M. (2024). Perencanaan dalam ilmu pengantar manajemen. Journal of Student Research, 2(1), 106–120.

Octaviani, D., et al. (2025). Distribusi dan ketidaksesuaian logistik obat pada fasilitas kesehatan primer di Kota Jambi.

Pakinde, A., Latu, S., Mahmudah, R., Padjalangi, Y., & Padjalangi, Y. A. M. (2025). Evaluasi efektivitas perencanaan dan pengadaan kebutuhan obat publik serta ketersediaan obat Dinas Kesehatan Kabupaten Poso tahun 2025. PAPS Journals, 3(2), 119–125.

Permatasari, P., Pulungan, R. M., & Setiawati, M. E. (2020). Sistem perencanaan logistik obat di Puskesmas. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 193–201. https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.262

Satibi. (2018). Manajemen obat di rumah sakit. UGM Press.

Setyowati, A., Gloria, F., Wibowo, A. D. K., & Alfarizi, G. R. (2026). Analisis perencanaan dan pengendalian pengadaan obat berdasarkan metode ABC di Apotek Berkah Dalem 2 Kabupaten Semarang. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 371–378. https://doi.org/10.54082/jupin.1785

Sudaryono. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mix method. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syahputra, R. D., & Aslami, N. (2023). Prinsip-prinsip utama manajemen George R. Terry. Manajemen Kreatif Jurnal, 1(3), 51–61. https://doi.org/10.55606/makreju.v1i3.1615

Triwibowo, C., & Pusphandani, M. (2016). Pengantar dasar ilmu kesehatan masyarakat. Nuha Medika.

Ulfa, A. M., & Chalidyanto, D. (2021). Evaluation of the drug logistics management process at the UPTD Sampang District Public Health Center.

Wahyuni, A., Fatimatuzzahra, F., & Narulita, F. (2023). Gambaran perencanaan, permintaan, dan penerimaan obat di Puskesmas Banjarbaru Utara tahun 2022. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 6(2), 194–202. https://doi.org/10.36387/jifi.v6i2.1475

World Health Organization. (2015). Technical consultation on preventing and managing global stock outs of medicines.

Yuliartanti, Y., Swandari, M. T. K., & Tajudin, T. (2023). Evaluasi pengelolaan obat di Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen tahun 2022.

Yuliani, A., Vermita, S., Yanthi, D., Widodo, D., & Wardhani, S. (2022). Analisis manajemen perencanaan logistik obat kesehatan di Puskesmas Kampar Kiri Kabupaten Kampar tahun 2020. Media Kesmas (Public Health Media), 1(2), 225–240.

Zhuhriano, Z., et al. (2024). Trends of chronic disease visits in primary healthcare facilities.